SANKSI UNTUK TIGA OFFICIAL TIM PERSIS SOLO

SOLO – Komisi Disiplin (Komdis) PSSI secara resmi menghukum tiga official tim Persis Solo, Widyantoro (pelatih kepala), I Komang Putra (pelatih kiper) serta Mursyid (masseur). Sanksi tersebut didasarkan atas laporan pengawas pertandingan usai laga Persis Solo menjamu Cilegon United, Kamis (28/9/2017) malam di Stadion Manahan.

Ketiga offisial tim Persis Solo tersebut didakwa melakukan tindakan tidak sportif pada wasit Ahmad Tuharea berupa kata-kata tidak sopan serta dugaan menendang betis wasit asal Maros tersebut.

Sesuai dengan surat Komdis PSSI bernomor 180/L2/SK/KD-PSSI/X/2017 tanggal 5 Oktober 2017, Widyantoro dijatuhi sanksi larangan beraktifitas di lingkungan sepakbola PSSI selama 12 bulan serta denda sebesar Rp. 100 juta karena terjadi pelanggaran kode disiplin PSSI pasal 60.

Sementara untuk I Komang Putra, sesuai surat dari Komdis PSS dengan nomor 180/L2/SK/KD-PSSI/X/2017 tanggal 2017, pelatih kiper Persis Solo itu dinyatakan melanggar pasal 59 kode disiplin PSSI dan diberikan hukuman larangan mendampingi tim sebanyak tiga kali serta denda Rp. 30 juta.

Sementara untuk Mursyid, Komdis PSSI mengenakan dasar yang sama seperti sanksi untuk I Komang Putra. Mursyid dianggap melanggar kode disiplin PSSI nomor 59 dan dijatuhi hukuman larangan mendampingi tim sebanyak tiga kali serta denda Rp. 30 juta.

Atas sanksi tersebut, CEO Persis Solo, Bimo Putranto menyatakan akan mengajukan banding. Bimo akan segera mengumpulkan bukti-bukti yang bisa digunakan sebagai modal saat mengajukan banding.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *