PERSIS SOLO KIRIM SURAT KE PSSI

  • Soal Nama dan Logo Persis Gotong Royong

SOLO – Manajemen PT Persis Solo Saestu mengirimkan surat ke Ketua Umum PSSI perihal keberatan atas usulan calon anggota PSSI atas nama Persis Muda Gotong Royong. Surat bernomor 002/DH-PERSIS/PSSI/I/2018 tersebut telah diterima PSSI pada 22 Januari 2018.

Sekjen Persis Solo, Dedy M Lawe menjelaskan, poin keberatan atas usulan Persis Muda Gotong Royong yakni penggunaan nama Persis yang identik dengan klub sepak bola kebanggaan warga Surakarta, Persis Solo yang didirikan pada tahun 1923 dan kini dikelola PT Persis Solo Saestu.

Selain itu, Persis Gotong Royong tidak memiliki hubungan hukum dan afiliasi yang sama dengan nama yang telah digunakan oleh klub Persis Solo. Persis Gotong Royong didirikan pada 2017 dan telah menggunakan nama “PERSIS” tanpa izin baik secara lisan maupun tertulis dari klub sepak bola Persis Solo.

Poin selanjutnya, dengan nama “PERSIS” oleh Persis Gotong Royong telah menimbulkan kebingungan pada masyarakat umum dan pihak sponsor.

“Logo yang digunakan Persis GR pun identik dengan Persis Solo yang lahir pada 1923. Hanya sedikit perbedaan yakni menggantikan gambar bola pada logo PERSIS SOLO dengan tulisan ‘GOTONG ROYONG’, adapun selebihnya sama dan identik,” jelas Dedy, Kamis (01/02).

Secara hukum negara, Dedy menuturkan, logo nama klub sepak bola PERSIS SOLO telah didaftarkan PT Persis Solo Saestu  sebagai badan hukum pemilik Persis Solo pada Direkrotrat Jenderal Hak dan Kekayaan Intelektual dengan Nomor Permohonan J002017014103 tanggal 27 Maret dan telah diumumkan dengan Nomor Pengumuman BRM1725A tanggal 3 April 2017.

“Penggunaan nama dan logo pada Persis GR adalah pelanggaran atas Hak Kekayaan Intelektual klub sepak bola Persis Solo. Berdasarkan Pasal 19 Ayat Statuta PSSI Tahun 2018 menyatakan pada pokoknya bahwa kesamaan nama dan logo dari Persis Solo dan Persis GR akan menimbulkan kekacauan integritas dan kebingungan terhadap informasi yang menganggap Persis GR adalah afiliasi klub Persis Solo, padahal itu tidak,” tegas Dedy.

Dia menambahkan, Persis Solo (Nomor SK 014-036/Anggota-PSSI/IV/2014) pada saat Kongres PSSI pada 13 Januari 2018 telah mengajukan keberatan jika Persis Gotong Royong disahkan sebagai calon anggota PSSI.

“Untuk menghindari konflik apabila Persis GR yang menggunakan nama dan logo “PERSIS” sebagai anggota PSSI dari gugatan pemilik klub Persis Solo di kemudian hari dan akan berdampak pada jalannya kompetisi PSSI, maka kami memohon PSSI dapat mempertimbangkan untuk menolak nama Persis Muda Gotong Royong,” tandas Dedy. (www.persis-solo.id)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *