KALAHKAN CILEGON UNITED, PERSIS SOLO TETAP PUNCAKI GRUP A

SOLO – Laskar Sambernyawa berhasil memenuhi target meraih angka penuh saat melakoni partai kandang kedua babak 16 besar Liga 2 Indonesia kala menjamu Cilegon United, Kamis (28/9/2017) malam di Stadion Manahan, Solo.

Dua gol kemenangan Persis Solo dicetak melalui sundulan debutan barunya , Irkham Zahrul Mila di awal babak kedua serta Rudiyana di menit ke-82 melalui tendangan salto.

Bermain di lapangan Stadion Manahan yang masih basah usai hujan deras yang mengguyur wilayah Solo, para pemain Persis Solo langsung memperagakan permainan menyerang sejak peluit tanda pertandingan dibunyikan wasit Ahmad Tuharea asal Maros.

Duet penyerang Rudiyana dan Tri Handoko yang diplot bermain sejak menit awal menjadi tumpuan di lini depan, ditopang kegesitan Dedy Cahyono Putro serta Bayu Nugroho dari sisi sayap.

Serangan spartan yang diperagakan para pemain Persis Solo membuat pelatih Cilegon United, Imam Riyadi menginstruksikan anak buahnya untuk bermain lebih bertahan. Strategi ini dimanfaatkan dengan baik oleh M Wahyu dan Eli Nasoka yang berhasil mendistribusikan bola dengan apik ke lini depan.

Namun, meski menguasai penguasaan bola, para pemain Persis Solo gagal memanfaatkan sejumlah peluang menjadi gol. Hingga babak pertama berakhir, skor kacamata menghiasi papan skor pertandingan.

Memasuki babak kedua, pelatih Persis Solo langsung melakukan pergantian. Dua pemain, Bayu Nugroho dan Tri Handoko ditarik keluar dan digantikan dengan Joko Prayitno serta Zahrul Mila.

Hanya membutuhkan empat menit bagi Zahrul Mila untuk membuktikan kemampuannya di Persis Solo. Eks penyerang Persibas Banyumas tersebut sukses menceploskan si kulit bundar usai menerima umpan sundulan Ikhwan Ciptady.

Gol dari Mila sempat diprotes oleh pemain dan official Cilegon United, mereka menganggap Mila sudah berada dalam posisi offside. Pertandingan pun sempat terhenti sekitar lima menit karena proters dari kubu tim tamu tersebut.

Ketinggalan satu gol membuat tensi para pemain tim tamu meningkat, permainan keras ditunjukkan oleh para pemainnya. Heri Setiawan menjadi pemain yang paling disorot karena beberapa kali melakukan pelanggaran namun sama sekali tidak mendapatkan kartu dari wasit Ahmad Tuharea.

Para pemain Persis Solo mulai mengendorkan serangan setelah unggul satu gol. Kesempatan ini berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Jalwandi dan kawan-kawan yang berhasil menguasai jalanya pertandingan. Satu peluang emas sempat dimiliki oleh Cilegon United, namun kesigapan Agung Prasetyo mengamankan gawangnya membuat keunggulan tim Persis Solo masih terjaga.

Asik menyerang, para pemain Cilegon United kehilangan konsentrasinya di menit akhir pertandingan. Berawal dari tendangan M Wahyu yang tidak sempurna di menit ke-85, bola liar langsung dikonversi Rudiyana menjadi gol melalui tendangan salto yang cukup keras.

Gol Rudiyana menjadi penutup laga Persis Solo menghadapi Cilegon United. Dengan tambahan tiga poin, Persis Solo kini masih memuncaki klasemen sementara grup A babak 16 nesar Liga 2 Indonesia, sementara PSS Sleman menguntit di posisi dua dengan torehan empat poin. (AB – www.persis-solo.id)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *