ACARA PEMBUKAAN TANPA SEREMONI BERLEBIHAN

SOLO – Pembukaan kompetisi Liga 2 musim 2018 akan digelar di Stadion Manahan, Solo, Senin (23/4/2018), malam. Gegap gempita menyongsong kompetisi kasta kedua di Tanah Air ini tak kalah serunya dibanding kompetisi Liga 1.

Di partai pembuka, PSSI bersama PT Liga Indonesia Baru (LIB) memilih tuan rumah Persis Solo melawan Semen Padang FC, yang merupakan tim degradasi dari Liga 1 musim 2017.

Segala persiapan telah dilakukan dari Panpel Persis Solo, PSSI, maupun PT LIB selaku operator kompetisi. Pembukaan akan dihadiri para petinggi PSSI, PT LIB, Wali Kota Surakarta, para sponsor Persis Solo, dan pemilik Persis Solo.

Pembukaan kompetisi ini menurut anggota Exco PSSI, AS Sukawijaya, tidak aka nada seremoni seperti kompetisi sebelumnya. Segala persiapan sudah dilakukan secara matang, terutama oleh PT LIB bekerja sama dengan Panpel Persis Solo.

“Undangan resmi ke kami sudah diterima. Kita semua, minimal Exco memastikan datang, terutama saya, Pak Condro Kirono, dan Pak Johar Lin Eng. Anggota Exco yang lain pun juga sudah konfirmasi ikut menghadiri,” kata pria yang akrab disapa Yoyok Sukawi.

Pembukaan Liga 2 di Solo ini dirasa sangat penting untuk memulai kompetisi. Gengsi kompetisi Liga 2 tidak kalah dengan kompetisi Liga 1, terlebih pembukaan dilaksanakan di Solo yang memiliki basis suporter fanatik yang besar dengan aksi kreativitasnya. Yoyok menjelaskan alasan tidak adanya seremoni yang berlebihan di Stadion Manahan.

“Kita di PSSI sepakat, bahwa sepak bola yang profesional, permainan fair play, wasit yang baik, penyelenggara yang baik, dan kedua tim bertanding aadalah bintang film saat pembukaan. Mereka inilah yang harus dikedepankan. Kita memang sengaja mengurangi seremoni-seremoni, seperti halnya pergelaran musik ataupun segalanya,” jelasnya.

Dia menegaskan, kompetisi Liga 2 tidak dianaktirikan, melainkan menjadi perhatian penuh dari PSSI untuk penyelenggaran kompetisi musim 2018. Untuk pembukaan, Persis Solo melawan Semen Padang, lanjut Yoyok, akan dipimpin wasit yang memiliki lisensi FIFA.

“Kita perhatian penuh untuk kompetisi Liga 2. Kinerja wasit menjadi perhatian khusus dari PSSI. Kami fokus betul, terutama isu-isu nasional. Dulu ada mafia wasit, pengaturan skor, itu sekarang kita perbaiki betul. Saya optimistis, persaingan Liga 2 tidak kalah sengitnya dibanding Liga 1,” tegasnya.

Sementara itu, Manajer tim Persis Solo, Anjasmara BM mengemukakan, acara pembukaan akan dihadiri oleh beberapa tamu undangan dari PSSI maupun PT LIB.

“Beberapa petinggi PSSI dan PT LIB sudah konfirmasi kedatangannya. Hal ini kami persiapkan betul sedetail mungkin. Kami merasa bangga, pembukaan kompetisi Liga 2 bisa digelar di Solo dan disiarkan secara live oleh TVOne. Walaupun live televisi, tidak akan mengurangi animo Pasoepati dan Surakartans untuk datang ke Stadion Manahan,” tandas Anjasmara usai mendampingi tim berlatih sesi malam di Stadion Manahan, Sabtu (21/4/2018). (www.persis-solo.id)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *